K u awali tulisan ini dengan renungan yang telah lama terpendam di dalam kalbu.. Indah sekali, di dalam kalbu ini terdapat berbagai ingatan yang telah Allah titipkan sebagai modal dasar bagiku untuk berifikir. Berfikir bahwasannya kita semua ini memang mahkluk yang lemah dan tak bisa apa-apa. Cenderung kurang bersyukur dan pandai mengeluh akan kekurangan.. Hal yang terberat adalah ketika suatu harapan yang kita inginkan ternyata tidak sesuai dengan apa yang Allah tetapkan. Memang berat, namun sebenarnya hal itu adalah suatu kebaikan yang tak dapat dibandingkan. Diantara memori yang Allah titipkan itu adalah suatu ambisi dan kenangan yang menyatu didalam cita-cita. Seperti ingatan tentang masa kuliah, keluarga, pengalaman pribadi, percintaan, dll. Kelemahan manusia adalah ketika ia erbujuk dengan rayuan dunia yang fana, seperti aku yang terkadang selalu terjebak pada suatu kebiasaan yang buruk. Banyak sekali, dan jika diutarakan itu adalah aib. Maha Baik Allah yang sela...