B eribu cara ku sampaikan tentang rasa ku untuk mu, Tetesan air mata jadi saksi cerita dalam hati ini, Bagaimana rasa yang tulus ini ada untuk mu, Tak cukup rasa yang dikemas dalam kata ini untuk menggambarkan betapa aku mencintaimu, Berbagai cara telah ku lakukan untuk dapatkan kamu, Lika-liku hubungan adalah suatu kelengkapan dalam mencapai harmoni cinta.. Yang aku inginkan kau dapat menerima kekuranganku, Kau terima kesalahanku, Kau terima argumentasi hati pada kronologi keinginan menjadi lebih baik untuk mu, Kau rangkul dan kau penjarakan sikap ku yang keliru.. Betapa acuhnya engkau saat ini, Anggap air mata ku sebagai lelucon? Anggap aku adalah bangkai dan sampah yang berlalu? Acuhkan aku bagai angin yang berlalu? Dimana hati nurani mu? Dimana janji yang telah kita sepakati selama ini? Ku coba jujur untuk upayakan kebaikan pada mu, karena aku tahu, kamu adalah bagian dari masa depanku. Bodohnya jiwa ini yang memaksakan kehendak, Betapa be...